PERUBAHAN IKLIM SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI AUSTRALIA DI KAWASAN PASIFIK

Authors

  • Qoniatul Khasanah Sahidin Universitas Wahid Hasyim

Keywords:

Diplomasi Iklim, Australia, Pasifik, soft power, kebijakan luar negeri

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana perubahan iklim dimanfaatkan sebagai instrumen diplomasi oleh Australia di kawasan Pasifik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka diplomasi iklim, penelitian ini menganalisis strategi Australia dalam membangun pengaruh melalui bantuan iklim, kemitraan regional, dan pendekatan normatif. Data diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan organisasi internasional, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi iklim memperkuat posisi soft power Australia sekaligus merespons dinamika geopolitik, khususnya dalam menghadapi pengaruh Tiongkok. Namun, efektivitasnya sering terhambat oleh ketidaksesuaian antara kebijakan luar negeri dan domestik serta polarisasi politik dalam negeri. Negara-negara Pasifik menunjukkan sikap ambivalen—mengapresiasi dukungan Australia, namun juga mengkritik ketergantungannya pada energi fosil. Artikel ini menyimpulkan bahwa efektivitas diplomasi iklim Australia bergantung pada kemampuannya menyelaraskan tindakan domestik dengan ekspektasi internasional, untuk menjaga kredibilitas dan kepemimpinan regional yang berkelanjutan.

Published

2026-05-21