Analisis Kerja Sama Bilateral Indonesia-Malaysia dalam Keamanan Maritim Selat Malaka: Studi Kasus Penanggulangan Penyelundupan Narkoba di Perairan Aceh Pada 27 Juni 2020

Authors

  • Farizky Pramudia Haq
  • Drafti Khansa Handayani
  • Agha Pradipta

Keywords:

Keamanan Maritim, JCBC, GBC, Patkor Malindo, Penyeludupan Narkoba

Abstract

Selat Malaka adalah choke point strategis bagi perdagangan global yang rentan terhadap ancaman penyelundupan narkotika dari kawasan Golden Triangle. Penelitian ini menganalisis efektivitas kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia dalam keamanan maritim, dengan studi kasus penggagalan penyelundupan 37 kilogram Sabu di perairan Aceh pada 27 Juni 2020. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian menemukan bahwa keberhasilan penanggulangan ancaman ini terbentuk melalui sinergi tiga mekanisme utama; Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) sebagai payung diplomatik yang memberikan arah kebijakan strategis, General Border Committee (GBC) Malindo sebagai forum teknis pertahanan yang mengoordinasikan intelijen dan perencanaan, serta Patroli Terkoordinasi (Patkor Malindo) sebagai pelaksana operasional di lapangan. Analisis kasus membuktikan bahwa implementasi Intelligence Led Operation melalui pertukaran data real-time mengenai deskripsi kapal, koordinat, dan estimasi waktu kedatangan (ETA) antar kedua angkatan laut mampu meningkatkan presisi penindakan dan meminimalisir kejahatan lintas batas secara efektif.

Published

2025-12-21