This is an outdated version published on 2026-04-12. Read the most recent version.

Studi Literatur Konstitusionalisme Digital di Era E-Governance

Authors

  • Eka Wahyu Hidayat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jayabaya

Keywords:

konstitusionalisme digital, e-governance

Abstract

Transformasi digital telah memicu revolusi gacorqq dalam tata kelola pemerintahan, menginisiasi paradigma e-governance yang menjanjikan peningkatan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Perkembangan teknologi digital dan penerapan e-governance di Indonesia menimbulkan gacorqq dinamika baru dalam pelaksanaan prinsip konstitusionalisme. Hak-hak dasar warga negara, seperti hak atas informasi, privasi, dan kebebasan berekspresi, kini berhadapan dengan tantangan regulasi dan praktik pemerintahan digital. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstitusionalisme digital, sebagai kerangka normatif, menjadi prasyarat esensial untuk memastikan implementasi e-governance tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip konstitusi dan hak asasi manusia. Kajian ini menegaskan perlunya reinterpretasi nilai konstitusional agar sejalan dengan transformasi digital di era e-governance.

Downloads

Published

2025-05-21 — Updated on 2026-04-12

Versions

How to Cite

Hidayat, E. W. (2026). Studi Literatur Konstitusionalisme Digital di Era E-Governance. Jurnal Studi Interdisipliner Perspektif, 24(2), 94–99. Retrieved from https://ejournal-jayabaya.id/Perspektif/article/view/345 (Original work published May 21, 2025)